Showing posts with label My Story. Show all posts
Showing posts with label My Story. Show all posts

Haruskah apel dikupas?

Siapa tak kenal dengan buah apel? –sepertinya tidak ada….
Buah ini mengandung berbagai vitamin, kaya mineral dan fitokimia (antioksidan yang berfungsi sebagai penangkal radikal bebas dan membantu menekan jumlah kolesterol jahat / LDL), kandungan serat, tanin, baron dan masih banyak lagi kandungan-kandungan lain yang penting bagi tubuh.

Apel menjadi salah satu pilihan keluarga untuk memenuhi kebutuhan akan buah sehari-hari. Buah ini sudah sangat menjamur di pasaran, dan harganya bisa dibilang terjangkau. Cara mengkonsumsinya pun sangat praktis, buah ini dapat langsung dimakan jika sudah dicuci bersih. Namun bagaimanakah ukuran mencuci yang sudah bersih? –saya pun juga kurang paham….

Tulisan ini berawal dari pengalaman saya membeli apel di sebuah supermarket, tentu juga teman-teman pasti akan memilih apel yang masih bagus dan mulus kan?? Nahh…. Rencananya apel itu akan dikonsumsi kurang lebih dalam seminggu ke depan, namun berhubung harus dinas ke luar kota maka apel tersebut tak tersentuh. Kebetulan saya adalah anak kost yang tidak memiliki kulkas, jadilah saya taruh saja dalam wadah plastiknya namun sengaja saya buka agar tidak lembab dan busuk.

Setelah satu minggu kembali dari dinas, saya pikir apel sudah mulai membusuk dan rencananya akan saya buang. Namun semakin diperhatikan ternyata apel masih tetap mulus bahkan seperti ketika saya membeli. Karena sudah satu minggu, jadilah saya kupas apel karena khawatir di dalam sudah membusuk ataupun berulat meskipun dari sisi luar nampak terlihat masih segar. Sebelumnya saya adalah pengonsumsi apel langsung gigit, tanpa basa basi mengupas, toh justru kandungan nutrisinya lebih banyak di kulitnya –katanya sihh….

Percobaan mengupas pertama gagal,,, ternyata kulitnya licin. Saya bertanya-tanya apa pisau yang saya gunakan sudah tidak tajam?? Percobaan kedua masih licin juga, akhirnya mulai saya gosok-gosok dengan pisau ternyata muncul gumpalan-gumpalan seperti lilin. Semakin di gosok ternyata semakin banyak, sedang apel pun sama sekali belum terlihat terkelupas.

Waaaahhh ada yang tidak beres dengan apel ini –pikir saya….
Lanjutkan mengupas, dan mulai saat itu saya tanamkan dalam pikiran untuk selalu mengupas apel ketika hendak dimakan.

Hingga sampai satu bulan sejak dibeli, apel masih tersisa satu biji. Ternyata dikupas pun apel itu masih juga terlihat sehat-sehat saja. Dahsyat sekali ini apel sudah satu bulan tak ada sedikit pun pertanda bahwa dia akan membusuk, padahal sudah tentu pasti apel itu telah sekian lama beredar sejak dipetik hingga jatuh di tangan saya.

Sejak saat itu, keinginan untuk membeli buah apel pun menjadi semakin surut. Niat mengkonsumsi buah agar sehat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, hasilnya bisa malah sebaliknya, yaitu justru menimbun bibit penyakit dalam jangka panjang.

Mungkin masih banyak buah-buah lain yang kurang lebih mengalami hal sedemikian rupa, dan tentu tak luput juga dari yang namanya pestisida. Berdasar pengalam ini, next agar kita lebih hati-hati, selektif dan memperhatikan bagaimana cara mengolah dan mengkonsumsi makanan agar tujuan sehat itu sendiri dapat tercapai guys…

Dari hasil membaca dari beberapa sumber, sebenarnya keberadaan lilin ini memang sudah biasa, bahkan tidak hanya pada buah apel saja, tetapi juga ada pir dan anggur. Jadi, apel impor seteleh dipetik dari perkebunan, disimpan dalam lemari pendingin yang hampa udara dengan temperature 0 derajat, yang disebut dengan Storage Control Atmosphere (CA). Dalam kondisi itu, apel mampu bertahan hingga 9 bulan. Setelah keluar dari CA, maka daya tahan apel berkurang menjadi 3 bulan.
Sangatlah berbeda jika dibandingkan dengan apel local seperti apel malang yang hanya bertahan sekitar 2 minggu saja, hal ini dikarenakan buah yang dipetik dari hasil panen langsung dijual ke pasaran dan tidak adanya proses dekontaminasi yaitu proses pencucian menggunakan cairan anti bakteri khusus untuk buah-buahan.

Selain itu, buah apel yang terlihat mulus dan mengkilap itu disebabkan oleh lilin yang disebut dengan bee wax atau lilin yang dihasilkan dari sarang lebah, yang tidak berbahaya dan layak untuk dikonsumsi. Mengapa diberikan bee wax?? Ternyata lilin ini mampu menahan buah agar tidak terkontaminasi, namun bukan jenis bahan pengawet.

Di luar konteks benar atau salahnya informasi tersebut, sebaiknya tetap berhati-hati ya guys… Dunia semakin canggih, masyarakat semakin pintar dan kreatif, namun terkadang hal itu digunakan untuk hal yang tidak semestinya yang hanya akan memberikan keuntungan pada pihak-pihak tertentu…

Be healthy, be happy……

Web Check In / Check In Online Sriwijaya Air

Buat kalian yang sering berpergian dengan pesawat, rasanya ada yang kurang jika tidak bisa melakukan web check in/online check in. Meskipun begitu, bukan berarti tidak diperlukan lagi check in di bandara. Pada saat hari keberangkatan tentulah kita tetap melakukan prosedur seperti biasanya, namun merupakan keistimewaan tersendiri ketika dapat memilih seat yang kita inginkan, misalnya lebih suka duduk dekat jendela karena bisa melihat betapa indahnya pemandangan alam dari atas, keindahan awan pagi dan saat senja, beruntungnya lagi ketika ada pelangi (di matamu) hehehe... Atau ketika bepergian dengan keluarga/teman, tentu akan lebih nyaman jika dapat duduk bersebelahan, kan lumayan bisa selfie apalagi sama pacar ~---

Seperti kita ketahui sebelumnya, “mungkin” salah satu maskapai satu ini yang paling agak terakhir memberikan fasilitas web check in/check in online, yaitu Sriwijaya Air. Yahh, mungkin ada juga sih maskapai lain, tapi so far dari beberapa maskapai yang sudah pernah saya coba, maskapai ini lah yang sempat membuat saya agak kecewa karena belum memberikan kemudahan tersebut. Kebetulan rumah saya di jawa cukup jauh dari bandara, sekitar 2 jam perjalanan jika ditempuh dengan kendaraan apapun yang melalui jalan raya, itu pun dalam kondisi lalu lintas lancar. Atau sekitar 1 jam perjalanan dengan menggunakan kereta api, itu juga kalauuu jadwal kereta ada yang pas dengan jadwal penerbangan, fyi sehari cuma ada 2 atau 3 kali jadwal kereta.

Kan sayang toh buang-buang waktu untuk menunggu di bandara, betapa waktu sungguh menjadi sangat berharga ketika anda sudah menjadi seorang perantau. Kebetulan saya termasuk orang yang paling malas dengan yang namanya menunggu, saya lebih memilih untuk datang di last minutes. Pengalaman terparah adalah ketika itu jadwal boarding jam 16.25 tapi jam 16.00 saya baru keluar dari parkiran Citraland di Grogol. Dag dig dug, panik, kesal, jengkel, gak ikhlas kalau-kalau harus beli tiket lagi yang tentunya dengan harga jauh jauhhh lebih mahal, apalagi tiket yang dalam genggaman adalah tiket promo yang sudah dibeli beberapa bulan sebelumnya dimana hanya setengah harga dibandingkan jika harus beli di kala itu karena kebetulan waktu itu adalah long weekend. Tapi hari itu berakhir dengan ending penuh kelegaan karena saya masih bisa masuk pesawat meskipun harus merogoh kocek untuk memberikan tip kepada staf bandara. Beruntungnya masih ada beberapa orang yang terlambat juga, jadi gak malu malu amat lah ya pas masuk pesawat. Then, sekitar 5 menit kemudian langsung take off menuju negeri kayangan *begitulah teman2 menyebutnya...

Upss!! Sorry agak curhat sedikit ya...

Back to the blog tittle...

Kemarin saya sempat cari-cari referensi web check in/check in online maskapai ini tapi tetap tidak ada blog yang bahas juga, yang saya temukan hanya cara check in melalui SMS atau WhatsApp di nomor 081-585-153-777. Saat itu saya tidak cek langsung official website karena masih berkeyakinan maskapai ini masih tidak memberikan fasilitas web check in/check in online. Akhirnya saya cobalah WhatsApp ke nomor tadi, responnya cepat. Fyi, melalui nomor tersebut, hanya bisa dilayani check in untuk flight dari Soekarno Hatta (CGK) saja. Dan dari sini lah saya diberikan link web check in/check in online... Lalu saya memutuskan untuk check in sendiri saja karena bisa bebas memilih seat dan juga tidak merepotkan orang lain.
Berikut Direct link untuk web check in/check in online maskapai Sriwijaya Air https://webcheckin.sriwijayaair.co.id dengan tampilan seperti dibawah ini:



Atau anda bisa masuk ke official website Sriwijaya Air di https://www.sriwijayaair.co.id/.
Di home/beranda muncul tampilan seperti dibawah ini, dan menu “check in” tentu sudah terlihat jelas berada di sejajaran menu “cari penerbangan” dan “lihat tiket”.



Selanjutnya anda akan diarahkan ke halaman seperti yang sudah saya tampilkan sebelumnya. Langkah selanjutnya anda hanya tinggal memilih tanggal penerbangan pada departure date dan memasukkan booking code pada kolom yang sudah disediakan. Mohon maaf saya tidak dapat mendescribe-kan langkah selanjutnya karena memang kebetulan saat ini saya tidak sedang akan melakukan perjalanan dengan maskapai ini. Yang pasti proses check in mudah kog...
Semoga bermanfaat, selamat mencoba, have a safe flight guys ~____


Berbagi Cerita One Day Trip Kawah Putih - Ciwidey

Kawah putih - Ciwidey.... Pasti sudah tidak asing lagi nama tempat ini di kuping kita semua.. Bahkan mungkin ada yang sering kesana... Dan buat gw,, ini adalah tempat yang dekat tapi tak pernah bisa gw kunjungi... Padahalllll, gw tinggal di Jakarta loooohh,,, yang notabene dekat dengan kota kembang itu...
Keinginan gw ini muncul sejak jaman kuliah mungkin tahun 2011-an kali yaaa, baru kesampaian tahun ini,, yapss tahun 2015... Dari dulu,, sebanyak-banyak gw buat planning kesana, sebanyak itu pula gagal... Hal yang selalu bikin gw kesel dan entah mengapa selalu gw ulangi meskipun itu melanggar prinsip gw, yaitu selalu menunggu ada teman.. hahaa.... Planning tinggallah planning kalo kita keseringan mengandalkan adanya kehadiran orang lain... Maklumlah,, gw tak mengerti sama sekali tentang kota ini, meskipun gw orangnya ambisius untuk mencapai keinginan gw,, tapi kalo untuk yang satu ini entah mengapa gw takut gak bisa pulang... hahaha...
Dan finally, kemarin tepatnya tanggal 20 September 2015 gw bisa menginjakkan kaki di kota Bandung dengan tujuan utama adalah Kawah Putih - Ciwidey... You know, bahkan gw sekarang tinggal di Indonesia tengah tepatnya di daerah Sulawesi. Dulu waktu di Jakarta malah gak pernah kesampaian meskipun gw sering ke kota ini, dan sekarang setelah gw tinggal ketempat yang nan jauh disana dari Bandung, gw malah bisa mengunjunginya... Yahhhh, dengan bermodal nekat dan waktu mepet dengan mengikuti one day trip dari salah satu EO trip... Beruntungnya tanggal itu gw lagi dapat jatah dinas ke Jakarta dan bisa extend sabtu-minggu...
Betapa senangnya, gw bisa mengunjungi tempat ini setelah penantian sekian kali gagal.. hahaa
Sedikit cerita yaaa... Perjalanan ke Ciwidey dari Jakarta cuma sekitar 4 jam, memang agak lebih lama ketimbang perjalanan ke Bandung biasa yang paling hanya sekitar 2.5 - 3 jam, karena daerah Ciwidey ini agak naik ke pegunungan gitu dehhh... Begitu mulai naik dengan jalan yang berkelok-kelok, kalian akan dimanjakan dengan pemandangan kebun teh yang cantik dan berbukit-bukit.. Dijamin kalian pengen turun dan berfoto-foto ditempat ini...


















Selanjutnya gw mengunjungi kawasan situ patenggang yang letaknya lebih jauh dari si kawah putih..Sekilas memang tidak ada yang menarik di tempat ini, hanya berupa danau yang airnya tak sebagus pantai-pantai yang belum terjamah yang warnanya masih biru.. Disini kalian bisa naik perahu untuk ke seberang danau yang mana disana ada yang namanya batu cinta, yang konon kalau kalian kesana dengan pasangan, kalian akan langgeng dengan pasangan kalian layaknya toko Ki Santang dan Dewi Rengganis. Tapi jangan seratus persen percaya ya,,nampaknya itu hanya mitos.. Jodoh tetaplah ada di tangan Allah, sebaik apa kita menjaganya, sekuat apa kita mempertahankannya dan segetol apa kita mengejarnya, kalau tidak jodoh ya apa mau dikata?? Tapi tetep, berusaha dan berdoa yaaa…
Back to cerita... Begini penampakan situ patenggang itu...



















Kemarin sih kalo gw pilih naik bebek-bebekan, yang kaya di Ragunan atau Ancol itu lahhh… Cuma 30 ribu sejam dengan seat untuk 2 orang.. Seumur-umur baru kali ini juga gw naik itu bebek.. hahaha… Mumpung sepiii jadi jarang yang liat.... biasanya tengsin naik beginian, macem bocah aja kan… hahha.. Oya, kalian bisa juga naik perahu biaya 20 ribu, tinggal duduk manis sambil poto-poto nanti kalian akan sampe sendiri di Batu cinta tadi itu.. *Jangan berkhayal itu kapal jalan sendiri, tanpa abang-abangnya…
Sekarang yuuuuk kita berpindah bahasan ke topik utama kita yaitu, kawah putih… Begitu sampai parkiran, gw udah gak sabar pengen liat dengan mata kepala gw sendiri bagaimana bentuk penampakan si kawah putih itu… Secara kalau gw liat foto-fotonya kan kereeeen abis.. Yuuk kita liat view-nya…


















Dari kejauhan bau belerangnya udah tercium, jadi jangan lupa untuk bawa masker kalau mengunjungi tempat ini, tapi tetapppp… Kalo untuk foto-foto jangan lupa untuk lepas maskernya supaya terlihat kece yaa… Sebenernya waktu berkunjung di kawah dibatasi cuma 15 menit untuk menghindari sesak nafas, tetap tenang guys nanti kalian bisa balik lagi sebanyak kalian mau… Tapi kemarin sih gw gak balik-balik sampe gw puas poto-poto… hahahha… Jangan tiru contoh jelek yaa…







Leganya hati gw setelah penantian sekian tahun, akhirnya bisa juga gw berkunjung dan mengabadikan foto kawah putih dengan tangan dan kamera gw sendiri… Next trip kemana yaaaa…. Belum terpikirkan di otak gw mau kemana… Saatnya gw balik kandang ke pulau K a.ka Sulawesi sambil mengumpulkan dana untuk trip berikutnya yang entah kemana… Ada ide kahh???
Ajak gw dooonk kalo jalan2.. haha

Edisi Cari Kosan di Dekat BPKP

Yang paling bikin gw males kalo dapet kerjaan baru adalah harus pindah kosan... haha... barang gw banyak banget cuy.. maklum hobi belanja barang2 gak jelas... haha
Waktu itu hari minggu 25 Januari 2015 gw janjian sama temen gw yang super heboh, karena siang panas akhirnya kita janjian agak sorean... eh taunya hujan,, sungguh gak nikmat harus cari2 kosan disaat hujan2 begini... Emang betulll sekali ternyata cari kosan di deket BPKP itu susahnya minta ampun, mungkin karena komplek kali yaaa... Padahal mah sebenernya gak ada hubungannya sih.. haha
Susahnya itu lebih ke cari yang harganya terjangkau,, karena komplek jadi harganya mahal.. Kosan dibawah 1 juta itu menurut gw agak kurang manusiawi tempatnya,, bisa kurang bersih, bisa nyempil doank tempatnya, macem2 lahh... kalian pasti tau lah ya yang anak kosan... hehe
Akhirnya kita berdua dapet kosan yang wooow banget,, kamarnya udah kaya hotel.. begitu masuk itu rasanya udah nyesssss menusuk tulang, ber ac, kamar luas, bed nya juga gede, ada tv, speaker, lemari, meja n kursi belajar, kamar mandi luas, toilet duduk n bershower... Dapur bersama bersih, ruang tamu juga oke banget, cuci ada mesin cuci,, perfect banget lah pokoknya ni kosan,,, tapi berapakah harganya??? 2,5 juta coba.... hahaha... gilaaaa,, 5x nya kosan gw di tangerang... Akhirnya kita putus asa dan memutuskan untuk pulang,, kalo nyarinya masih di komplek2 itu juga mah ya udah begitu2 aja, cuma itu yang paling bagus..
Lanjut setelah pemberkasan cari kosan lagi bareng2 temen yang lainnya... Begini nih yang bikin males cari kosan, capek euy ngiter2 gak jelas... haha.. Nyari lah kita ke belakang2,, cukup jauh sih tapi lumayanlah kita bisa dapet kosan yang agak murahan dikit tapi fasilitas dan kosannya bersih n nyaman untuk dipake istirahat sepulang kerja.. Kosan yang kita pilih ini ada yang 1,4 sendiri, jadi 1,8 kalo berdua dan 1,5 sendiri jadi 1,9 berdua tapi belum termasuk listrik, mungkin 2 juta gitu lah ya kalo sama listrik mah.. Dua tipe kamar itu beda di luas ruangan aja sih, dikit doank juga kog... Fasilitas yang lain semua sama, ac, bednya atas bawah yang bisa ditarik itu looh, meja n kursi belajar, lemari, kamar mandi modern di dalem.. Fixed kita dsini dan satu kosan isinya anak BPKP semua.. haha.. pas banget lah...

Curhat Pengalaman Tes CPNS BPKP 2014

Praise to Allah..
Alhamdulillah, hari ini adalah hari terakhir bekerja di perusahaan besar berskala internasional yang kantornya mungil begini -___-
Minggu depan, tepat awal bulan di tanggal 2 Februari 2015 adalah hari pertama gw dan teman2 bergabung menjadi warga BPKP. Sungguh tak pernah ada di pikiran kalo gw akan jadi seorang PNS #eh masih CPNS ding.. Keinginan gw adalah berprofesi sebagai Auditor Bank. Tapi its Ok! Selama masih sama2 auditor mah, ilmu gak akan jauh berbeda..
Sebelumnya gw paling males kalo ikut CPNS soalnya berkas2 yang kudu diurus itu menurut bahasa alay-nya 'banyak bingitzz'... Entah apa yang membuat gw ikut rekrutmen kali ini #pura2 gak tau# mungkin karena gw bosen jadi accounting.. haha.. monoton kerjaannya, jadi kurang tertantang.. Berdasar pengalaman, auditor itu lebih menarik n banyak ilmunya..
Sedikit sharing aja gimana proses rekrutmen di BPKP soalnya gw googling jarang banget yang ngeshare tentang pengalaman tes di BPKP, bahkan kaskus yang rajanya sharing sefulgar-fulgarnya cerita pun gw tak mendapatkan cerita yang oke seperti proses rekrutmen di instansi-instansi lain.
Langsung aja yaaaa,,, awalnya gw sama sekali gak berminat untuk menjadi PNS karena gw takut tar pas udah tua ujug-ujug di penjara.. haha... Tapi entah kenapa gw tiba-tiba pengen ikut mengadu nasib, mungkin salah satu faktor kecilnya karena gw pengen balik lagi ke profesi auditor. Udah biasa kerjaan kesana-sini plus ngejar-ngejar orang, eh sekarang kerjaan gw sebaliknya, cuma duduk-duduk dari jam 8 sampe jam 5 sore, 5 hari seminggu, 22 hari sebulan,, bosen tingkat tinggiiiii....
Trus lagi sekarang gw yang dikejar-kejar orang harus segera selesai hari ini juga atau bahkan setelah makan siang. Baru sekitar 2 bulan gw kerja udah ngerasa bosen, beda banget sama pas jadi auditor. Akhirnya gw berpikir untuk kembali jadi auditor. Nah ini lah kebetulan si PNS datang dengan membawa harapan dimana ada BPK ada BPKP yang menjadi sasaran gw. Gw sempet berpikir mau ikut di kemenkeu juga yang katanya punya gaji paling gede dibanding kementerian yang lain tapi pas gw pikir2 lagi tar kebanyakan saingan, emang formasinya lebih banyak, tapi semakin banyak juga pesaingnya akhirnya sama aja boong tar rasio perbandingannya bahkan bisa lebih besar. Udah gitu gw masih karyawan baru, tar ketauan sama atasan gw kalo gw tes.. haha.. soalnya kan kemenkeu banyak yang ngincer pasti banyak beredar berita tanggal sekian tes kemenkeu, maka sudah bisa dipastikan kalau tanggal itu gw gak masuk pasti ikut tes kemenkeu -___-
Karena tahun ini tiap orang hanya bisa pakai NIK nya untuk daftar di satu instansi, jadi gw kudu hati-hati banget milihnya jangan sampe gw kena zonk trus gak lanjut cuma karena masalah sepele di awal. Gw bingung mau pilih mana diantara BPK dan BPKP, bolak balik gw liat persyaratan cari info sana sini sampe gw pinjem NIK KTP kakak gw buat gw masukin di BPK buat ngecek mastiin kelengkapan berkas, soalnya gw gak punya TOEFL.. haha
Nah ternyata BPKP yang bener-bener gak pake TOEFL, dan gw inputlah NIK gw ke instansi ini. Awalnya gw sempet ragu soalnya tahun2 sebelumnya BPKP juga minta TOEFL, tapi wallahualam.. Prinsip gw, coba dulu masalah hasil urusan belakangan. Gw masih inget banget tuh, waktu itu gw daftar pake wifi gratisan di KFC Plaza BSD tanggal 30 Agustus 2014 sekitar jam 14.30 WIB. Nahhhh... Disitulah gw shocked abissss setelah gw berhasil regis pake NIK, kenapa??? karena penempatan di LUAR Jawa dan Bali. Di web https://panselnas.menpan.go.id/ cuma disebutin di seluruh perwakilan BPKP, masih ada kemungkinan donk buat penempatan di Jakarta atau sekitarnya lah yang deket2. Saat itu juga gw mulai berpikir untuk gak ngelanjutin proses ini,, serem euy kalo gw di Papua gimana?? jauh begete.. Belum tentu juga keluarga gw ngijinin, mana kudu bayar 15 juta lagi kalo lolos tapi gak diambil...
Udah lewat masa upload berkas gw pikir kesempatan di BPKP udah lewat dah tuh. Mungkin gw balik ke tujuan sebelumnya untuk berburu Auditor Bank. Eh ternyata tanggal 11 September 2014 gw dapet email beserta 14 orang lainnya yang mana isinya kita diingetin belum kirim berkas persyaratan. Mulai galau lagi lah gw, dan akhirnya gw cerita ke bokap kalo gw daftar CPNS beserta penempatannya yang sangat jauh sekali itu. Eh tak disangka ternyata bokap gw nyuruh ngelanjutin aja, udah gw takut2in kalo dapet Papua gimana, eh jawabannya “gak apa2” -__- trus malah diceritain anak tetangga + sodara si ini, si itu dulu di Kalimantan tapi sekarang dibalikin tuh kesini,, jadi gak bakalan selamanya disana..
Oke... Setelah dapet restu mulailah gw nyiapin berkas dan buru kirim ke panitia.. Eiiitsss tapi kegalauan gw gak berakhir sampai dsitu,, lagi2 semangat gw turun lagi... Kalau tar pengumuman kog pesertanya ribuan kaya kemenkeu, gw skip aja dehh... Formasi akuntansi cuma 33 orang kalo peserta ribuan presentase perbandingannya kecil banget, tar sia2 lagi kan gw ijin, masih karyawan baru masa udah gak masuk aja.. Pesen gw buat temans, kalo mau apply kerjaan yang bedol desa, pilih instansi yang kalian minati n lihat prosentase yang harus kalian perjuangkan.. Ambil yang peluangnya lebih gede aja ya temans...
Tanggal 26 september 2014 pengumuman seleksi admin keluar, dan gw shocked banget tapi seneng juga. Jauh dari pemikiran gw sebelumnya, ternyata yang lolos seleksi cuma 249 orang dari semua formasi jurusan, padahal tahun ini penerimaan seluruhnya 163 orang.. Okee,, setelah gw liat daftar nama akhirnya gw memutuskan untuk lanjut karena peserta akuntansi cuma sekitar 100 orang, presentase 1:3 lah yaaa,, gw harus bisa!!!
Gw dapet jadwal tes TKD di BKN tanggal 3 Oktober 2014 sesi 1.. Saingan ternyata banyak yang dari Jateng dan Jatim, mungkin karena di Jawa cuma di Jakarta aja lokasi tes-nya. Peserta diwajibin dateng 1 jam sebelumnya untuk verifikasi dan penjelasan tentang pelaksanaan tes.
Masuk ruangan jam 7.30, dijelasin ini itu dan tes baru dimulai tepat jam 08.00 WIB, jumlah soal 100 terdiri dari TWK, TIU dan Tes Kepribadian dengan sistem CAT. Sekitar jam 09.00 WIB udah pada mulai keluar ruangan, ikut lah gw keluar trus ngobrol2 sama peserta lain. Oiya, nilai hasil TKD kita langsung muncul di komputer begitu kita klik “selesai ujian”. Dan di depan ternyata ada monitor yang ngeranking nilai hasil TKD tadi. Syukur alhamdulillah, gw di no. 25 dari 96 peserta, walaupun nilai gak gede2 amatt.. Setelah liat itu, pulanglah gw balik lagi ke kantor dan mulai H2C menunggu pengumuman.
Lanjut menunggu lama, udah sebulan lebih belum ada kabar. Padahal temen2 yang di kemenkeu udah tes TKB.. Hari demi hari hidup dengan kegalauan,, eh di waktu yang gak diduga2.. Waktu itu adalah hari Sabtu sore, karena gw lagi jalan2 di Citraland ternyata ada email masuk dari salah satu peserta yang ngasih tau kalau udah pengumuman.. Gw bukalah itu web BPKP dan syukur alhamdulillah nama gw terpampang di urutan 15 formasi akuntansi. Shocked nya,,, dia buka formasi 33 orang tapi yang lolos TKD cuma 25 orang... Berarti gw kudu hati2 pas tes TKB, masih ada kemungkinan gak lolos lagi. Gw pikir formasi 33 ya berarti hasil final akan segitu, eh ternyata dipangkas 25 orang.. Mungkin karena transparansi nilai dan passing grade kali ya.. Tahun ini passing grade naik dari tahun sebelumnya, TWK 70, TIU 75 dan TKP 126. Dari sekian formasi jurusan, sebagian besar yang lolos TKD jumlahnya udah masuk kuota semua, kecuali dari Manajemen yang masih lebih, diambil 40 orang tapi masih ada 66 orang yang lolos untuk TKB.
Kali ini gw dapet jadwal tes TKB di Kantor Pusat BPKP Jl. Pramuka – Jaktim tanggal 24 November 2014 jam 08.30 WIB. Tes TKB terdiri dari Tes Bahasa Inggris dan Interview User. Seperti tes sebelumnya peserta harus datang 1 jam sebelumnya,, dan gw memutuskan untuk naik motor untuk menghindari kemacetan karena gw berencana bikin SKCK dan Kartu Kuning di Kec. Ciracas dan Polres Jaktim hanya dalam setengah hari, sedang gw tinggalnya di Kapuk – Jakut. Gw berencana mungkin ijin kantor 2 hari kalau tu surat gak bisa diurus setengah hari,, banyak yang cerita ngantrinya puanjang pas bikin SKCK. Eh ternyata semua bisa terselesaikan sampai jam 15.30. Pas ngurus Kartu Kuning sih cepet paling cuma 10 menit, soalnya sekarang bisa diurus di Kecamatan, sedang SKCK kebetulan kemarenan dateng pas udah mau tutup, hampir setengah 3 jadi udah sepi gak banyak orang... 
Balik lagi ke TKB, tes Bahasa Inggris cuma satu jam dari jam 09.00 sampe 10.00. Dan ini menurut gw merupakan tes Bahasa Inggris yang cukup kejam karena 70 soal PG dengan 20 soal cerita dengan artikel yang panjang abissss tapi waktunya cuma 60 menit. Di akhir waktu, gw sempet asal ngisi karena waktu udah abis. Bismillah aja, semoga berkah jawabannya.. Amin...
Abis itu lanjutlah gw ke gedung MAC BPKP untuk interview, sungguh bersyukur banget karena gw dapet jadwal interview pertama kali jam 11. Rasanya deg-deg an takut ditanyain macem2 karena jujur aja gw gak baca banyak tentang BPKP, cuma tau secara garis besar aja. Tapi alhamdulillah lagi ternyata gak ditanya macem-macem, cuma seputar kepribadian, dan CV yang kita buat... Bersyukur lagi karena pengalaman gw sebagai auditor internal, jadi gw lebih banyak ditanya mengenai proses audit dan kasus2 yang terjadi selama sebagai auditor. Interview berjalan lancar selama sekitar 40 menit dengan 2 user.. Selesai interview gw cussss balik ngurus kartu kuning dan SKCK,,, sebelum semuanya terlambat... hehe... Bingung juga gw kalo harus ijin lagi dari kantor mau alesan apalagi, makanya gw selesaikan hari itu juga..
Ok! Siap siap galau nunggu pengumuman...
Awalnya, informasi berkas harus disiapin karena minggu pertama Desember berkas harus diserahkan ke BKN,, tapi lewat minggu pertama belum pengumuman... Di official web BPKP diberitakan pertengahan Desember udah keluar,,, eeeeehh udah akhir bulan gak ada juga tu pengumuman -__-
Kegalauan demi kegalauan terus menghampiri... Ini udah pertengahan bulan Januari 2015 loooooh... Udah setahun kita menunggu cobaa....
Kemudian di saat yang tak diduga2, pengumuman itu muncul tanggal 16 Januari 2015 sekitar jam makan siang,, karena waktu itu gw emang lagi nyantai2 nonton film korea.. haha... Gw kaget bukan main, peserta akuntansi tinggal 19 orang... Akankah masih ada nama gw disana?????
Syukur Alhamdulillah, Subhanallah... Nama gw masih ada juga disana... Ya seneng ya sedih,, deg-deg an gak ilang2 masih gak percaya ada nama gw dsana... Selanjutnya adalah ngurus2 berkasnya, kebetulan gw yang belum tinggal Surat Keterangan Berbadan Sehat dan Surat Keterangan Bebas Narkoba, untuk BPKP keduanya harus dari RS Pemerintah dimana dokternya harus punya NIP juga.. Cerita tentang MCU nanti gw cerita di tempat yang berbeda ya temans,, tar kalian bosen cerita gw kepanjangan... haha
Ok Siph!! Semua berkas beres... Menunggu hari hari H tanggal 26 Januari 2015 untuk pemberkasan di Aula MAC BPKP..
Pemberkasan gak ada masalah, semua berjalan lancar.. Dsana dminta untuk mengisi 3 surat keterangan tapi gw lupa apaan aja... Pikiran gw buyar kalo inget kosan dsana yang harganya mahal2 bingitsss... haha
See you guys, semoga gak bosen ya baca cerita gw diatas... Maklum,, gw agak cerewet n suka bergosip... haha...