Web Check In / Check In Online Sriwijaya Air

Buat kalian yang sering berpergian dengan pesawat, rasanya ada yang kurang jika tidak bisa melakukan web check in/online check in. Meskipun begitu, bukan berarti tidak diperlukan lagi check in di bandara. Pada saat hari keberangkatan tentulah kita tetap melakukan prosedur seperti biasanya, namun merupakan keistimewaan tersendiri ketika dapat memilih seat yang kita inginkan, misalnya lebih suka duduk dekat jendela karena bisa melihat betapa indahnya pemandangan alam dari atas, keindahan awan pagi dan saat senja, beruntungnya lagi ketika ada pelangi (di matamu) hehehe... Atau ketika bepergian dengan keluarga/teman, tentu akan lebih nyaman jika dapat duduk bersebelahan, kan lumayan bisa selfie apalagi sama pacar ~---

Seperti kita ketahui sebelumnya, “mungkin” salah satu maskapai satu ini yang paling agak terakhir memberikan fasilitas web check in/check in online, yaitu Sriwijaya Air. Yahh, mungkin ada juga sih maskapai lain, tapi so far dari beberapa maskapai yang sudah pernah saya coba, maskapai ini lah yang sempat membuat saya agak kecewa karena belum memberikan kemudahan tersebut. Kebetulan rumah saya di jawa cukup jauh dari bandara, sekitar 2 jam perjalanan jika ditempuh dengan kendaraan apapun yang melalui jalan raya, itu pun dalam kondisi lalu lintas lancar. Atau sekitar 1 jam perjalanan dengan menggunakan kereta api, itu juga kalauuu jadwal kereta ada yang pas dengan jadwal penerbangan, fyi sehari cuma ada 2 atau 3 kali jadwal kereta.

Kan sayang toh buang-buang waktu untuk menunggu di bandara, betapa waktu sungguh menjadi sangat berharga ketika anda sudah menjadi seorang perantau. Kebetulan saya termasuk orang yang paling malas dengan yang namanya menunggu, saya lebih memilih untuk datang di last minutes. Pengalaman terparah adalah ketika itu jadwal boarding jam 16.25 tapi jam 16.00 saya baru keluar dari parkiran Citraland di Grogol. Dag dig dug, panik, kesal, jengkel, gak ikhlas kalau-kalau harus beli tiket lagi yang tentunya dengan harga jauh jauhhh lebih mahal, apalagi tiket yang dalam genggaman adalah tiket promo yang sudah dibeli beberapa bulan sebelumnya dimana hanya setengah harga dibandingkan jika harus beli di kala itu karena kebetulan waktu itu adalah long weekend. Tapi hari itu berakhir dengan ending penuh kelegaan karena saya masih bisa masuk pesawat meskipun harus merogoh kocek untuk memberikan tip kepada staf bandara. Beruntungnya masih ada beberapa orang yang terlambat juga, jadi gak malu malu amat lah ya pas masuk pesawat. Then, sekitar 5 menit kemudian langsung take off menuju negeri kayangan *begitulah teman2 menyebutnya...

Upss!! Sorry agak curhat sedikit ya...

Back to the blog tittle...

Kemarin saya sempat cari-cari referensi web check in/check in online maskapai ini tapi tetap tidak ada blog yang bahas juga, yang saya temukan hanya cara check in melalui SMS atau WhatsApp di nomor 081-585-153-777. Saat itu saya tidak cek langsung official website karena masih berkeyakinan maskapai ini masih tidak memberikan fasilitas web check in/check in online. Akhirnya saya cobalah WhatsApp ke nomor tadi, responnya cepat. Fyi, melalui nomor tersebut, hanya bisa dilayani check in untuk flight dari Soekarno Hatta (CGK) saja. Dan dari sini lah saya diberikan link web check in/check in online... Lalu saya memutuskan untuk check in sendiri saja karena bisa bebas memilih seat dan juga tidak merepotkan orang lain.
Berikut Direct link untuk web check in/check in online maskapai Sriwijaya Air https://webcheckin.sriwijayaair.co.id dengan tampilan seperti dibawah ini:



Atau anda bisa masuk ke official website Sriwijaya Air di https://www.sriwijayaair.co.id/.
Di home/beranda muncul tampilan seperti dibawah ini, dan menu “check in” tentu sudah terlihat jelas berada di sejajaran menu “cari penerbangan” dan “lihat tiket”.



Selanjutnya anda akan diarahkan ke halaman seperti yang sudah saya tampilkan sebelumnya. Langkah selanjutnya anda hanya tinggal memilih tanggal penerbangan pada departure date dan memasukkan booking code pada kolom yang sudah disediakan. Mohon maaf saya tidak dapat mendescribe-kan langkah selanjutnya karena memang kebetulan saat ini saya tidak sedang akan melakukan perjalanan dengan maskapai ini. Yang pasti proses check in mudah kog...
Semoga bermanfaat, selamat mencoba, have a safe flight guys ~____


Seputar Aktiva Tetap (Intangible Assets)

Pengertian Aktiva Tetap
Aktiva tetap menurut Zaki Baridwan adalah aktiva-aktiva yang berwujud yang sifatnya relatif permanen, yang digunakan dalam kegiatan normal perusahaan. Istilah permanen menunjukkan istilah sifat dimana aktiva yang bersangkutan dapat digunakan dalam jangka waktu yang relatif cukup lama (1999:271).
Aktiva tetap dibedakan menjadi 2 jenis yaitu:
  • Aktiva Berwujud (Tangible Assets)
Yaitu aktiva-aktiva berwujud yang sifatnya relatif permanen yang digunakan dalam kegiatan perusahaan normal. Jenis aktiva ini mempunyai wujud fisik yang dapat dilihat seperti tanah, bangunan, mesin, kendaraan, peralatan pabrik, kekayaan alam dan lain-lain.
  • Aktiva Tak Berwujud (Intangible Assets)
Yaitu aktiva yang umurnya lebih dari satu tahun dan tidak mempunyai bentuk fisik. Jenis aktiva ini biasanya dalam bentuk hak-hak yang dimiliki oleh perusahaan, yang dapat digunakan lebih dari satu tahun, seperti hak cipta (copyright), hak paten, lisensi, merk dagang, goodwill (nama baik perusahaan), hak sewa, hak waralaba (hak franchise) dan lain-lain.

Karakteristik Aktiva tetap berwujud:
  1. Memiliki bentuk fisik
  2. Digunakan secara aktif dalam kegiatan normal perusahaan.
  3. Dimiliki tidak sebagai investasi dan tidak diperdagangkan
  4. Memiliki jangka waktu kegunaan (umur) relatif permanen (lebih dari satu tahun)
  5. Memberikan manfaat di masa yang akan datang.

Konsep Depresiasi Aktiva Tetap
Depresiasi atau biasa disebut dengan penyusutan, yaitu proses pengalokasian harga perolehan aktiva tetap menjadi biaya manfaatnya dengan cara yang rasional dan sistematis.
Saldo rekening Akumulasi Depresiasi (Akumulasi penyusutan) menggambarkan jumlah depresiasi yang telah dibebankan sebagai biaya, bukan menggambarkan dana yang telah dihimpun.

Metode Depresiasi
Depresiasi aktiva tetap dicatat dan dilaporkan dengan menggunakan metode:
  1. Garis lurus (straight-line method)
  2. Saldo menurun (declining balance method)
  3. Jumlah angka tahun (sum of the years digits method)
  4. Satuan kegiatan
Faktor yang mempengaruhi depresiasi/penyusutan:
  • Harga perolehan (acquisition cost)
Harga perolehan meliputi semua pengeluaran yang diperlukan untuk mendapatkan aktiva, dan pengeluaran-pengeluaran lain hingga aktiva tersebut siap digunakan. Akuntansi tidak mengakui harga pasar atau harga pengganti sebagai harga perolehan untuk aktiva tetap. Aktiva tetap harus dicatat sebesar harga perolehannya.
  • Nilai residu (salvage value)
Nilai residu adalah taksiran nilai tunai aktiva pada akhir masa manfaat aktiva tersebut.
  • Umur ekonomis aktiva (economical life time )
Umur ekonomis aktiva atau biasa disebut dengan masa manfaat adalah jangka waktu pemakaian aktiva yang diharapkan oleh perusahaan.

Penentuan Harga Perolehan Aktiva Tetap
Contoh penerapan prinsip harga perolehan untuk aktiva tetap:
  • Tanah
Harga perolehan tanah meliputi, harga beli tanahh, biaya balik nama, dan komisi perantara.
  • Gedung
Jika gedung dimiliki melalui pembelian, maka harga perolehannya meliputi harga beligedung, biaya notaris, dan komisi perantara. Jika gedung diperoleh dengan cara membangun sendiri, maka harga perolehannya meliputi semua pengeluaran untuk membuat gedung, termasuk ijin mendirikan bangunan (IMB), instalasi listrik dan air.
  • Peralatan
Harga perolehan peralatan meliputi harga beli peralatan, biaya angkut dan biaya asuransi selama pengangkutan, termasuk biaya balik nama kendaraan.